Untuk menjaga performa mesin tetap prima maka perlu adanya Tune up. Karena pemakaian secara terus menerus sehingga dapat menurunkan performa sepeda motor. Tune up atau dengan istilah lain servis ringan.
Dalam pekerjaan servis harus mengikuti aturan standar pabrik. Hal ini direkomendasikan supaya hasil pengerjaannya bisa semaksimal seperti awalnya. Pekerjaan yang biasa dilakukan pada servis bisa berupa pemeriksaan, penyetelan, perawatan, pembersihan, pengukuran, penyesuaian dengan standart pabrik, dan bisa penggantian komponen yang dibutuhkan.
Secara rutin perlu dilakukan untuk menjaga ketahanan dan ketangguhan kendaraan. Dengan adanya perawatan secara rutin, hal ini bisa mengurangi beban biaya yang diperlukan untuk perbaikan sepeda motor sehingga tidak terlalu memberatkan. Jadi kondisi kesehatan sepeda motor tidak boleh diabaikan begitu saja. Ada pepatah " lebih baik mencegah daripada mengobati ".
Tujuan dilakukannya Tune up secara rutin adalah untuk mendapatkan hasil yang maksimal, diantaranya sebagai berikut :
Secara rutin perlu dilakukan untuk menjaga ketahanan dan ketangguhan kendaraan. Dengan adanya perawatan secara rutin, hal ini bisa mengurangi beban biaya yang diperlukan untuk perbaikan sepeda motor sehingga tidak terlalu memberatkan. Jadi kondisi kesehatan sepeda motor tidak boleh diabaikan begitu saja. Ada pepatah " lebih baik mencegah daripada mengobati ".
Tujuan dilakukannya Tune up secara rutin adalah untuk mendapatkan hasil yang maksimal, diantaranya sebagai berikut :
- Usia pemakaian sepeda motor bisa lebih lama.
- Dapat mengoptimalkan tenaga mesin.
- Konsumsi bahan bakar lebih hemat.
Pekerjaan yang dilakukan pada Tune up yaitu
1. Perawatan mesin
- Memeriksa oli mesin dan menggantinya.
- Memeriksa, menyetel dan mengganti busi.
- Membersihkan karburator.
- Menyetel katup.
- Menyetel putaran mesin.
- Membersihkan filter udara, atau menggantinya.
- Membersihkan atau mengganti filter oli.
2. Perawatan kelistrikan
- Merawat baterai.
- Periksa fungsi kelistrikan, seperti memeriksa tombol-tombol lampu.
3. Perawatan chasis
- Periksa dan setel gerak bebas putaran roda.
- Mengencangkan baut-baut.
- Memeriksa kondisi ban.
Supaya biaya perawatan sepeda motor tidak membengkak, maka luangkan sedikit waktu untuk melakukan servise, sehingga motor lebih awet mesinnya.
Untuk pemakaian sepeda motor baru, sebaiknya jangan membawa beban dulu sebelum sampai 500 km. Manfaatkan servis gratis. Dan pengecekan pemakaian pertama setelah 500 km perlu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kesalahan.
Setelan mesin bisa berubah akibat adanya komponen yang aus. Untuk sepeda motor berkarburator, debu dan kotoran yang terhisap dan mengendap bisa mempengaruhi kerja mesin.
Sebaiknya tidak melakukan penarikan gas secara spontan. Hal ini bisa mempercepat rantai mesin aus, piston, stang piston, kopling ikut aus juga.
Biasakan melakukan pemanasan selama 5 menit sebelum motor digunakan. Lebih baik juga dilakukan untuk sepeda motor yang selama 8 jam atau lebih tidak dipakai. Karena oli mesin selama waktu itu mengendap turun ke bak blok mesin.
Perawatan untuk rangka sepeda motor bisa memakai pelumas anti karat. Dan merawat cover bodi bisa dilakukan dengan dicuci lalu dibersihkan dengan pengkilap.
Demikian, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
Kemungkinan ada kesalahan dan atau tambahan, bisa di komen pada konten yang bersangkutan, terimakasih.
Demikian, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
Kemungkinan ada kesalahan dan atau tambahan, bisa di komen pada konten yang bersangkutan, terimakasih.

0 Response to "Perbaikan sepeda motor"
Post a Comment